Chapter
08 : Pertarungan terakhir
Tubuhku
kembali menjadi wujud prophet ku. Aku meneguk potion pengembali energi dan
penghilang luka. Sihir penyembuhan prophetku juga tidak lupa aku gunakan karena
setelah ini aku akan menghadapi sang raja iblis lucifer.
“Semoga
saja ini menjadi pertempuranku yang terakhir” kataku , aku mulai melepas semua
jubah prophetku dan hanya Crusade mace yang aku bawa untuk menghabisi lucifer.
Aku
mulai memasuki area yang terlihat penuh dengan jebakan. Satu langkah saja duri
duri di samping ku akan langsung menghunusku. Entah apa yang merasuki diriku
namun aku sama sekali tidak memiliki rasa takut saat ini. Perasaan ini sangat
berbeda dengan diriku yang dulu yang sangat takut untuk bertempur, mungkin
karena semua rasa takut ini sudah ku ubah menjadi kekuatan untuk menghadapi
lucifer. Seusai melewati rintangan itu aku pun sampai di sebuah pintu raksasa
dengan lambang mata berwarna biru ditengah tengah pintu itu. Aku pun menyentuh
pintu itu dan membuka segel pintunya.
“Wah
wah.... lebih cepat dari perkiraanku ya, padahal aku sedang ingin memulihkan
energiku karena keluar dari tempat peristirahatan ini sama sekali tidak
menyenangkan karena banyak menguras energi.” Kata Lucifer
“Selagi
kau memulihkan energimu aku akan mengantarkanmu kepada kematian.... Lucifer!”
teriakku
“kita
lihat saja Clen....” kata Lucifer
“Cih...
memang tidak ada cara lagi.... Evil Soul!!!” Teriakku sambil mengubah diri
menjadi iblis. Sayap kelelawar muncul dari punggungku, cakar tajam menjadi
senjataku saat ini.
“Evil
Blast!!!” Teriakku
“Kau
fikir sihir iblis bisa mengalahkan raja iblis? Kau salah besar! Heah!!!” sebuah
gelombang api muncul dari tangan lucifer yang melelehkan Evil blast ku.
“Sihir
iblis : Lingkaran kejahatan!!!” sebuah lingkaran sihir muncul dari bawah dan
tiba tiba saja hujan petir menghantam seluruh tubuhku.
“Apa!!!
Kau masih bisa bertahan?!?” kata lucifer
“Evil
Ball!!!” Teriakku
“Quick
Devil Attack!!” serangan bertubi tubi ku kerahkan untuk menghancurkan lucifer.
“Fire
strom!!!” Lucifer mengubah udara menjadi butir api yang sangat panas.
“Argh!!
Aaaa!!! A.....” aku mulai merintih kepanasan. Tubuh iblisku juga sepertinya
tidak bertahan lama lagi.
“Menyerahlah
saja Clen! Sihir Iblis : Kurungan kematian!” tubuhku terhisap kedalam magma
yang sangat panas.
“Clen!!!
All In!!!” teriak shun yang entah tiba tiba muncul
“Shun
cepat selamatkan Clen , Zeon kau tahan Lucifer selagi aku membacakan mantra!”
Ucap Lufa
“Demi
kelima Pilar suci dan kekejaman Raja Iblis Jikael!! Terbuka lah Gerbang
neraka!!” kata lufa
“Deathly
slash...Torpedo slash!! Double slash!!” Serangan bertubi tubi dilancarkan Zeon
“Inferno!!!”
semburan api muncul tepat dari bawah namun lucifer berhasil terbang menghindar
“Yah...
kalian lumayan juga ya... kurasa sudah saatnya.” Lucifer mengeluarkan kekuatan
maksimumnya
“Clen!
Bertahanlah...ini minum potion ku!” kata Shun sambil menyadarkanku
“Shun
, Zeon , Lufa... maaf....” kataku
“Bukan
saatnya minta maaf Clen!! Ini saatnya bertarung! Double Slash!!!” ucap zeon
menyemangatiku
“Atas
kekuatan Mahkulth yang melemparkan bola cahaya!! Akan aku turunkan sihir Merah
membara!! Giga Flame” Serangan Lufa berhasil mengenai tubuh Lucifer namun ada
yang aneh.
“Lihatlah...
ini wujud asli Lucifer sang raja iblis.... Iblis Terkuat di muka bumi!!” teriak
Lucifer yang sudah berubah menjadi Jikael yang merupakan kekuatan maksimumnya.
“Apa
apaan ini!! Jikael!! Dia masih hidup?!?” kata Lufa
“Mahkluk
paling ditakuti para dewa dan Elim yang menyebabkan munculnya berbagai bale di
dunia ini” kata zeon
“Mahkluk
yang berada di tingkatan yang berbeda dengan Tarantaros dan OHM , Bale Kelas
SSS+.... Jikael!!!” Ucap Shun ketakutan
“Darkness.....
Beam!!!” Api hitam disemburkan dari mulut Jikael dan mengakibatkan benda benda
di sekitar ruangannya Meleleh.
“Hati
hati... sekali terkena api itu... kalian tidak akan selamat...!” Teriak Lufa
“Lalu
sekarang bagaimana?!?!” tanya Zeon panik
“Menghindar
sebisa mungkin!! Kita tidak akan bisa menghadapinya... bahkan para dewa tidak
berani menghadapinya!” kata Lufa
“Tak
peduli apapun!! Aku tidak akan mundur!!! Tornado Slash!!!” Tebasan super kuat
dilancarkan oleh Zeon.
“Black
Jack!! All In!!” serangan Zeon dan Shun sepertinya sangat efektif namun tetap
saja jikael tidak terluka
“Special
Power of Clown!! Dual Jumping Card!! Special Power of Warrior!! Blazzing
Hurriance!! ” kata mereka bersamaan sambil mengeluarkan kekuatan maksimal.
Tubuh
Zeon dan Shun terlihat babak belur dan kelelahan, wajar saja mereka menyerang
tanpa henti terhadap Jikael.
“teman
teman... maaf meragukan kekuatan prophet ku sendiri... mari kita gabungkan
kekuatan kita!” kataku
“yap
ayo kita lakukan ! Demi kekuatan Mahkult sang pencipta api, tolong pinjamkan
aku sedikit kekuatan penghancur. Kekuatan yang kau ciptakan pada hari pertama
kau menciptakan dunia ini. Kekuatan Mahkult Bersamaku!!! Hell of Fire!!” Jurus
special milik Lufa yaitu menjatuhkan matahari.
“Atas
nama Neza sang kecerdasan Berikan aku kekuatan yang cukup untuk menghancurkan
mahkluk Hina ini!! Kekuatan Neza sang kecerdasan!! 1.000.000 flying golden
knife!!” Jurus terkuat yang dimiliki oleh Shun.
“Demi
kekuatan Kettere sang pengawas alam semesta!! Akan ku hunuskan pedang suci ini
kepadamu wahai Jikael!! Jurus Elim Kettere... Jikael Saber Blast!!!” Zeon
Maxium power sudah diaktifkan. Saat ini mungkin serangan fisiknya tiada
tandingan.
“Deli
kekuatan cahaya langit dan matahari, 7 bintang dan 7Elim bersamaku!!! Kekuatan
terkuat milik Prophet sejati! Wahai Dewa Elios pinjamkan kekuatanmu!! Special
combo.... Light of Blue Sky combo!!!” Yang terakhir adalah kekuatan terhebat
milik prophet sejati yaitu aku.
Jikael
sangat tersiksa dengan serangan serangan itu dan akhirnya tubuhnya berubah
menjadi partike partikel hitam misterius yang berisi racun untuk membunuh
manusia.
“Evil
Soul!! Langgo aara furu tikorima jukai rugu sintoku!!! Arbsorb!!” aku berubah
menjadi wujud iblis dan menghisap semua partikel itu.
“Clen!!”
teriak Shun dan Zeon
“Dia
sangat gila... dia menghisap tubuh jikael dan membuatnya tak sadarkan diri..
jika dia berhasil menghentikan langkah jikael maka semua akan selesai, namun
kemungkinannya hanyalah 0.1% karena jikael sangatlah kuat” ucap lufa
“Mari
kita satukan 4 senjata kita dan menggabungkan kekuatan untuk clen” kata Shun
Akhirnya
Zeon, shun , dan lufa pun menggabungkan 4 senjata kami dan mentransfer energi
milik mereka. Aku pun tersadar dan kembali ke wujud prophet ku.
“Selamat
datang Pahlawan!!”Ucap mereka ber 3 dan sontak aku memeluk mereka
“Kerja
bagus Clen!” kata zeon
“Sangat
nekat sekali” kata Lufa
“Prophet
pemberani hanyalah kau seorang Clen! Aku bangga padamu” ucap Shun
“Aku
kembali” ucapku sambil tersenyum dan menangis bahagia.
THE
END
Komentar
Posting Komentar