Langsung ke konten utama

Cinta seorang Novelis (part 1)



                                                          Cinta Seorang Novelis

            Aku adalah seorang siswa di SMA Yokoritsu namaku Ryou Yamagishi, aku paling senang dengan yang namanya menulis cerpen, tetapi aku tidak terlalu bisa membuat cerita panjang atau novel. Padahal aku udah sering juara lomba cerpen tingkat amatir. Tapi suatu hari ada salah seorang siswi dikelasku yang membaca karangan cerpenku namanya Ritsu.
“Menurutku cerpenmu masih memiliki titik lemah di setiap mulai muncul konflik. Bahasa di sekitar endingnya pun agak sulit dimengerti tapi kamu udah bisa membuat bagian ini menjadi seperti realistis” kata Ritsu sambil menjelaskan kepada yama
“ano… kenapa kau benar benar mengerti mengenai hal ini?” tanyaku
“tentu saja, cita citaku adalah menjadi editor novel, tapi aku juga bisa mengkritik cerpen karena hampir sama antara cerpen dan novel” kata Ritsu
“o iya… ngomong ngomong kau ini siapa ya?” tanyaku
“Namaku Nagoya Ritsu, o iya Yamagishi-san, bagaimana kalau kita membuat novel….” Ajak Ritsu secara tiba tiba.
“eh…heee…. Tapi… aku kan tidak bisa membuat cerita panjang seperti novel…!!” jawabku terkejut
“Tenang saja, selama ada aku , aku pasti bisa membantumu membuat novel, oh… jam pelajaran sudah dimulai… pikirkan dengan baik ya yamagishi-san”
Setelah pelajaran usai aku pun segera pulang dikarenakan besok akan diadakan tes untuk kenaikan kelas dan penjurusan. Aku berencana masuk jurusan bahasa supaya aku bisa membuat cerpen yang maksimal. Keesokan harinya tes pun dimulai, di pelajaran bahasa aku tidak terlalu kesulitan. Tetapi setelah tes yang berhubungan dengan angka itu membuat pikiranku menjadi runyam. Tetapi saat ujian berlangsung Nagoya melemparkan sesuatu ke mejaku, dan setelah aku membukanya ternyata itu sebuah jawaban di tes matematika ini. Setelah semua tes usai kami pun bebas melakukan aktifitas sekolah, aku dan Nagoya membicarakan tentang membuat novel di atap sekolah. Setelah mempertimbangkan dengan baik aku pun memutuskan untuk bergabung dengan Nagoya untuk membuat novel bersama.
“nah karena aku tau kau akan setuju makanya aku mencari info mengenai lomba pembuatan novel oneshot untuk para pemula” kata ritsu
“oneshot? Apa itu?” tanyaku
“oneshot adalah sebuah karangan novel yang tidak terlalu panjang , hanya terdiri dari 12-15 halaman. Dan lagi ini kesempatan kita, jika kita bisa membuat oneshot yang bagus dan menarik mungkin perusahaan novel akan memajang hasil karya kita maka setiap minggunya cerita kita akan dipajang dimedia cetak. Setiap minggu diterbitkan 2-4 halaman” jelas ritsu
“wow…itu awal yang bagus untuk memulai debut sebagai Novelis Pro” kataku
“lalu kali ini cerita apa yang akan kita buat, kita masih punya batasan waktu sebelum tanggal pengumpulan oneshot novel, kira kira masih 1 minggu lagi” kata ritsu
“cerpenku biasanya menang dengan genre fantasi, tapi menurutku fantasi tidak  cocok untuk dijadikan novel” ujarku
“menurutku sih kalo oneshot kita mulai dengan genre comedy, karena kalau comedy selalu booming di awal. Jadi pantas sekali kalau dijadikan oneshot” kata ritsu
Lalu setelah memikirkannya aku dirumah membuat cerita comedy drama, tetapi inilah kelemahanku. Aku tidak punya selera humor. Tetapi kalau masalah Drama dan romansa itu keahlianku. Aku mulai membuat 2 cerita yang mengandung unsur comedy dan drama. Walaupun awalnya sulit tetapi membuat genre comedy bisa aku dapat dari membaca komik. Walaupun lawakannya ada yang sama tetapi di bagian drama aku membuat ending yang mampu membuat pembaca ikut masuk kedalam cerita buatanku. Setelah membuat 2 cerita kami masih punya sisa waktu 1 hari sebelum batas waktu yg ditentukan. Aku membuat masing masing 12 halaman. Jadi 6 hari 24 halaman dengan cerita yang berbeda.
“Bagaimana menurutmu… kita harus pilih yang mana…?” tanyaku kepada ritsu
“aku juga sedikit bingung soalnya yang berjudul ‘cinta malaikat’ ini dramanya membuatku tersentuh tetapi comedynya masih lemah. Sedangkan yang satunya yang ‘cabikan kucing meong’ bisa membuatku tertawa tetapi endingnya sama sekali tidak menyentuh” kata ritsu sambil mereview oneshot novelku.
Tapi pada akhirnya kami memilih ‘cinta malaikat’ untuk diajukan ke kontes oneshot novel itu. Setelah kami mengumpulkan oneshot kami, kami menunggu hasil dalam waktu 2 minggu setelah penjurian. Selama waktu itu, aku menyempatkan untuk mencoba membuat short novel comedy. Tetapi menurut  Ritsu aku kurang cocok untuk genre comedy. Setelah dua minggu kami menerima hasilnya dan novel kami berada di posisi kedua jadi kami batal untuk memulai debut melalui media cetak. Hasil dari 1000 voting menunjukkan bahwa juara 1 mendapatkan 526 suara, bahkan itu sudah melebihi setengahnya. Tapi pada akhirnya kami tidak menyerah dan ingin mencoba membuat debut kembali melalui kontes kontes yang lain.

Bersambung.....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petualangan di Shiltz (Chapter 08) END

Chapter 08 : Pertarungan terakhir Tubuhku kembali menjadi wujud prophet ku. Aku meneguk potion pengembali energi dan penghilang luka. Sihir penyembuhan prophetku juga tidak lupa aku gunakan karena setelah ini aku akan menghadapi sang raja iblis lucifer. “Semoga saja ini menjadi pertempuranku yang terakhir” kataku , aku mulai melepas semua jubah prophetku dan hanya Crusade mace yang aku bawa untuk menghabisi lucifer. Aku mulai memasuki area yang terlihat penuh dengan jebakan. Satu langkah saja duri duri di samping ku akan langsung menghunusku. Entah apa yang merasuki diriku namun aku sama sekali tidak memiliki rasa takut saat ini. Perasaan ini sangat berbeda dengan diriku yang dulu yang sangat takut untuk bertempur, mungkin karena semua rasa takut ini sudah ku ubah menjadi kekuatan untuk menghadapi lucifer. Seusai melewati rintangan itu aku pun sampai di sebuah pintu raksasa dengan lambang mata berwarna biru ditengah tengah pintu itu. Aku pun menyentuh pintu itu dan membuka segel...

Desa Langit

DESA LANGIT Karya : Ilham Maulana (Mr.I)            Namaku Saito umurku 14 tahun. Saat ini sekolah ku sedang musim liburan jadi aku memutuskan untuk berlibur bersama ayah dan bundaku ke desa Langit. Memang nama desa yang aneh tapi desa itu adalah desa dimana paman dan bibiku tinggal. Menurut cerita desa ini dinamakan desa langit karena di ujung bukit di desa ini ada suatu kekuatan yang katanya bisa menarik kita dengan kasar menuju langit dan tak bisa kembali lagi. Karena cerita itu aku jadi tetap bermain di halaman rumah bibiku saja supaya aku aman. Suatu ketika aku bertemu seorang anak perempuan yang sebaya denganku. “Hei , aku belum pernah melihatmu?” sapa gadis itu “um… ng… memang aku kesini untuk berlibur….” Jawabku gugup “oh begitu , perkenalkan namaku Lena. Kamu harus hati hati ya di desa ini , karena ini sudah memasuki bulan july “ kata lena “memang kenapa kalau bulan july ?” tanyaku “bulan July ada...

Kos Berhantu

Cerpen Horor - Kos Berhantu Karya Karina Puspa Sari Aku menempati kamar kosku yang baru di kawasan sekitar kota dekat kampusku. Biaya perbulanya agak sedikit mahal ya tentu saja karena dekat dengan Kampus. Ruangannya nyaman untuk di tempati untuk mahasiswa sepertiku. Ruangan itu di cat hijau lembut. Kamar itu berukuran 3x3 meter persegi. Ada satu tempat tidur beserta bantal dan gulingnya, satu lemari plastik, satu set meja belajar, dan juga tentu saja ada kamar mandi. Aku segera menata baju-bajuku, perlengkapanku, memasang seprai untuk tempat tidur, meletakan buku-bukuku di rak meja belajar. Setelah selesai aku istirahat sebentar sambil membuka laptopku dan menyalakan musik kesukaanku. Tidak lama kemudian aku tertidur. Sesaat setelah aku tertidur aku melihat ada orang yang berjalan masuk ke kamarku menuju kamar mandi. Aku tidak melihat wajahnya. Dia memakai baju berwarna serba merah. Kulitnya putih sekali. Saat aku terjaga kemudian aku bangun, aku kem...