Aku adalah salah seorang Atlit Tae kwon do di kota ku. Aku selalu mewakili kota ku di kelas berat badan 55kg. Aku selalu bisa membawa pulang medali emas tatkala tantangan kejuaraan datang kepadaku. Aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali aku dikalahkan seseorang. Pagi itu kami berangkat satu rombongan dengan bus yang sudah disiapkan untuk pergi melakukan perjalanan ke semarang. Seperti biasa aku mengobrol dengan beberapa kawanku yang juga akan mengikuti kejuaraan di semarang. Bercanda , membully, tidur, dan banyak hal yang kami lakukan. Sesampainya di kota semarang aku dan rombonganku datang ke sebuah penginapan yang bisa dibilang agak tua namun jaraknya dari area pertandingan bisa dibilang cukup dekat. Seusai melepas penat selama beberapa jam, kami pun menjalankan latihan sore, serta penimbangan sebelum be...
Chapter 08 : Pertarungan terakhir Tubuhku kembali menjadi wujud prophet ku. Aku meneguk potion pengembali energi dan penghilang luka. Sihir penyembuhan prophetku juga tidak lupa aku gunakan karena setelah ini aku akan menghadapi sang raja iblis lucifer. “Semoga saja ini menjadi pertempuranku yang terakhir” kataku , aku mulai melepas semua jubah prophetku dan hanya Crusade mace yang aku bawa untuk menghabisi lucifer. Aku mulai memasuki area yang terlihat penuh dengan jebakan. Satu langkah saja duri duri di samping ku akan langsung menghunusku. Entah apa yang merasuki diriku namun aku sama sekali tidak memiliki rasa takut saat ini. Perasaan ini sangat berbeda dengan diriku yang dulu yang sangat takut untuk bertempur, mungkin karena semua rasa takut ini sudah ku ubah menjadi kekuatan untuk menghadapi lucifer. Seusai melewati rintangan itu aku pun sampai di sebuah pintu raksasa dengan lambang mata berwarna biru ditengah tengah pintu itu. Aku pun menyentuh pintu itu dan membuka segel...