Langsung ke konten utama

Perkenalan


Konichiwa , hari ini aku baru bikin blog . Blog ini memiliki tema tentang cerpen maupun cerpan , ini salah satu cerpen buatan sendiri :D selamat membaca :D 



                               MY FRIEND IS GHOST

            Suatu ketika saat Kaze seorang anak SMA pulang sekolah , dia menunggu hingga sekolah sepi tak ada seorangpun di sana.Dia sering mengalami kejadian aneh di sekolah mulai dari mendengar suara aneh di kamar mandi hingga bangku di perpustakaan yang sering bertambah padahal perpustakaan selalu dikunci.Kaze bersama temannya yang bernama Rick dan Jeff penasaran dengan keadaan itu , jadi mereka memutuskan untung menunggu disekolah sampai sore hampir larut malam.Pada hari pertama mereka tidak menemukan hasil apa apa , tetapi bangku di perpustakaan tetap bertambah , keanehan itu makin membuat mereka heran , jadi merek tetap melakukan penelusuran sampai beberapa hari walaupun hasilnya nihil . Suatu ketika saat ekspedisi , Kaze bertemu seorang gadis di SMA nya.Gadis itu berada diatap sekolah sambil menatap matahari terbenam . Kaze mendekatinya , lalu saat gadis itu berbalik ternyata dia adalah teman kaze dari kelas sebelahnya  bernama Rita.Rita memang sering memandangi matahari terbenam di atap sekolah.Kaze sebenarnya belum pernah bertemu dengan Rita karena Rita tidak pernah keluar dari kelasnya.Kaze lalu berbincang bincang dengan Rita hampir setiap Kaze melakukan Ekspedisi.Lalu keesokan harinya Kaze mendengar kabar bahwa salah satu temannya mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang kerumah dan meninggal. Kaze berfikir kalau orang itu Rick atau Jeff , tapi ternyata bukan.Dia mulai khawatir kalau orang itu adalah Rita . dan sekolah mendapat laporan dari kelas kalau Rita tidak pernah masuk sekolah begitu pula dengan Rick yang jarang masuk sekolah.Pihak sekolah tidak mendapat kabar apapun tentang siapa yang meningga karena kecelakaan.Lalu Esok harinya dia melihat Rick dan Rita masuk sekolah , dia sangat senang ternyata teman temannya baik baik saja.Lalu Kaze mengajak Rick dan Jeff melakukan Ekspedisi lagi , tetapi Rick berkata kalau dia sedang tidak enak badan , wajah Rick benar benar pucat seperti orang sakit , jadi Kaze melakukan Ekspedisi hanya dengan Jeff ditambah Rita.Seperti biasa kalau hasil Ekspedisi mereka nihil , tetapi mendapat kejadian aneh di kamera yang mereka pasang di jendela perpustakaan. Mereka dikejutkan dengan Kursi yang tiba tiba muncul di Perpustakaan.Mereka mulai curinga dengan kejadian aneh di sekolah mereka .  Keesokan harinya Rick tidak masuk sekolah entah karena apa , lalu mereka berencana untuk menjenguk Rick dirumahnya.Keanehan pun terjadi pada hari itu dirumah Rick benar benar ramai.Kaze menanyakan dimana Rick saat itu , lalu ibu Rick berkata bahwa sebenarnya Rick yang terkena kecelakaan dua hari lalu.Kaze mulai menitihkan air mata , tetapi Jeff mulai khawatir dan takut , karena kemarin mereka masih melihat Rick bersekolah dan masih sempat mengajak Rick melakukan Ekspedisi.Lalu Kaze juga berfikir demikian , tetapi setelah bercerita tentang semua ibunya Rick tetap berkata kalau Rick benar benar sudah tiada dua hari lalu saat pulang sekolah.Lalu saat perjalanan pulang kerumah Kaze , Jeff dan Rita berjalan bersama , ditengah jalan mereka bertemu pemuda dengan sedikit luka dikepala dan memar dibadan , saat berbalik pemuda itu ternyata Rick , lalu Kaze , Jeff dan Rita tidak bisa berkata apa apa karena kata ibunya Rick , Rick sudah meninggal. Lalu Rick tiba tiba menghilang sambil berkata terima kasih sambil memberitahu kalau kejadian yang mereka alami di kamera merupakan ulahnya , tetapi kejadian sebelum dia meninggal adalah ulah dari Hantu penjaga SMA nya . 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petualangan di Shiltz (Chapter 08) END

Chapter 08 : Pertarungan terakhir Tubuhku kembali menjadi wujud prophet ku. Aku meneguk potion pengembali energi dan penghilang luka. Sihir penyembuhan prophetku juga tidak lupa aku gunakan karena setelah ini aku akan menghadapi sang raja iblis lucifer. “Semoga saja ini menjadi pertempuranku yang terakhir” kataku , aku mulai melepas semua jubah prophetku dan hanya Crusade mace yang aku bawa untuk menghabisi lucifer. Aku mulai memasuki area yang terlihat penuh dengan jebakan. Satu langkah saja duri duri di samping ku akan langsung menghunusku. Entah apa yang merasuki diriku namun aku sama sekali tidak memiliki rasa takut saat ini. Perasaan ini sangat berbeda dengan diriku yang dulu yang sangat takut untuk bertempur, mungkin karena semua rasa takut ini sudah ku ubah menjadi kekuatan untuk menghadapi lucifer. Seusai melewati rintangan itu aku pun sampai di sebuah pintu raksasa dengan lambang mata berwarna biru ditengah tengah pintu itu. Aku pun menyentuh pintu itu dan membuka segel...

Desa Langit

DESA LANGIT Karya : Ilham Maulana (Mr.I)            Namaku Saito umurku 14 tahun. Saat ini sekolah ku sedang musim liburan jadi aku memutuskan untuk berlibur bersama ayah dan bundaku ke desa Langit. Memang nama desa yang aneh tapi desa itu adalah desa dimana paman dan bibiku tinggal. Menurut cerita desa ini dinamakan desa langit karena di ujung bukit di desa ini ada suatu kekuatan yang katanya bisa menarik kita dengan kasar menuju langit dan tak bisa kembali lagi. Karena cerita itu aku jadi tetap bermain di halaman rumah bibiku saja supaya aku aman. Suatu ketika aku bertemu seorang anak perempuan yang sebaya denganku. “Hei , aku belum pernah melihatmu?” sapa gadis itu “um… ng… memang aku kesini untuk berlibur….” Jawabku gugup “oh begitu , perkenalkan namaku Lena. Kamu harus hati hati ya di desa ini , karena ini sudah memasuki bulan july “ kata lena “memang kenapa kalau bulan july ?” tanyaku “bulan July ada...

Kos Berhantu

Cerpen Horor - Kos Berhantu Karya Karina Puspa Sari Aku menempati kamar kosku yang baru di kawasan sekitar kota dekat kampusku. Biaya perbulanya agak sedikit mahal ya tentu saja karena dekat dengan Kampus. Ruangannya nyaman untuk di tempati untuk mahasiswa sepertiku. Ruangan itu di cat hijau lembut. Kamar itu berukuran 3x3 meter persegi. Ada satu tempat tidur beserta bantal dan gulingnya, satu lemari plastik, satu set meja belajar, dan juga tentu saja ada kamar mandi. Aku segera menata baju-bajuku, perlengkapanku, memasang seprai untuk tempat tidur, meletakan buku-bukuku di rak meja belajar. Setelah selesai aku istirahat sebentar sambil membuka laptopku dan menyalakan musik kesukaanku. Tidak lama kemudian aku tertidur. Sesaat setelah aku tertidur aku melihat ada orang yang berjalan masuk ke kamarku menuju kamar mandi. Aku tidak melihat wajahnya. Dia memakai baju berwarna serba merah. Kulitnya putih sekali. Saat aku terjaga kemudian aku bangun, aku kem...